All About Life~


My fav. song from this album is Tik Tik Bunyi Hujan, in English we can say Tik Tik The Sound of Rain. This was my fav. song during my childhood time ^^. What did you do during your childhood? I love my childhood time & I always love children songs no matter I’m in university now. The songs bring beautiful memories that’s hard to be forgot. I love hearing this song in the rainy days^^. Another songs in this album are good too! I love hearing these songs in his acoustic version. How’s about you? Hope so :). Enjoy the Indonesian world! ^^. To download it, just click the title :).

Adhitia Sofyan Sings Old Indonesian Traditional & Children Songs

Track list 
1. Di Sini Senang Di Sana Senang
2. Cublak-Cublak Suweng
3. Tik Tik Tik Bunyi Hujan
4. Buka Pintu
5. Bengawan Solo
6. Gundul Gundul Pacul

 Di Sini Senang Di Sana Senang

Di sini senang
Di sana senang
Di mana mana hatiku senang
Di sini senang
Di sana senang
Di mana mana hatiku senang
La la la la…

Cublak-Cublak Suweng

Cublak-cublak suweng
suwenge ting gelenter
Mambu ketudhung gudhel
Pak Gempong lera lere
Sapa ngguyu ndelikake
Sir sir pong dele gosong
Sir sir pong dele gosong

Tik Tik Tik Bunyi Hujan

Tik tik tik bunyi hujan di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua
Tik tik tik bunyi hujan bagai bernyanyi
Saya dengarkan tidaklah jemu
Kebun dan jalan semua sunyi
Tidak seorang berani lalu

Tik tik tik hujan turun dalam selokan
Tempatnya itik berenang-renang
Bersenda gurau meyelam-nyelam
Karena hujan berenang-renang

Buka Pintu

buka pintu buka pintu, beta mau masuke
siolah nona nona beta, adalah di mukae
beta panggil tidak menyahut, buka pintu juga tidak mau
siolah nona beta mau masuke he he he he

buka pintu buka pintu, beta mau masuke
siolah nona nona beta, adalah di mukae
ada anjing gonggong betae, ada hujan basah betae
siolah nona beta mau masuke he he he he

Bengawan Solo

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi…
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air..
Meluap sampai jauh

Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh
Dan akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatnya dulu
Kaum pedagang selalu…
Naik itu perahu

Gundul Gundul Pacul

Gundul – gundul pacul…. cul
Gemblengan…
Nyunggi-nyunggi wakul…. kul
Gemblengan…
Wakul nggimpang
Segane dadi sak ratan
Wakul nggimplang
Segane dadi sak ratan

credit : adhitia sofyan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: